Foto / News
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Warga menyedot selang untuk mengalirkan air dari mata air atau sendang ke rumahnya di Kalidadap 1, Selopamioro, Imogiri, Bantul, D.I Yogyakarta, Jumat (31/7/2026). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/YU]
Warga menyedot selang untuk mengalirkan air dari mata air atau sendang ke rumahnya di Kalidadap 1, Selopamioro, Imogiri, Bantul, D.I Yogyakarta, Jumat (31/7/2026). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/YU]
Warga merapikan selang yang akan digunakan untuk mengalirkan air dari mata air atau sendang ke rumahnya di Kalidadap 1, Selopamioro, Imogiri, Bantul, D.I Yogyakarta, Jumat (31/7/2026). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/YU]

Suara.com - Warga menyedot selang untuk mengalirkan air dari mata air atau sendang ke rumahnya di Kalidadap 1, Selopamioro, Imogiri, Bantul, D.I Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).

Sejumlah warga di kawasan itu mengaku, harus menyedot selang dengan mulut untuk mengalirkan air dari mata air menuju rumah menyusul debit air pada mata air yang surut sejak musim kemarau.

BPBD Kabupaten Bantul telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan serta menyiagakan distribusi air sesuai kebutuhan warga. Langkah ini dilakukan untuk menjaga pasokan air bersih selama musim kemarau berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Bantul juga menetapkan status siaga darurat kekeringan hingga 25 September 2026. Penetapan tersebut dilakukan menyusul penurunan debit sumber air dan meningkatnya potensi krisis air bersih di sejumlah wilayah selama musim kemarau. [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/YU]

Load More