Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo mempertimbangan pembentukan tiga kementerian baru dalam kabinet pemerintahannya bersama Jusuf Kalla.
Hal itu dikemukakan oleh Deputi Tim Transisi Andi Widjayanto usai mengikuti rapat pengkajian di Rumah Transisi di Jalan Situbondo, Jakarta, Selasa (2/9/2014).
Andi menerangkan, ada sejumlah kementerian di era Jokowi-JK ini yang benar-benar baru. Di antaranya, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Agraria.
"Itu (kementerian) baru tapi sudah ada. Kalau Kementerian Agraria itu dari Badan Pertanahan Negara. Jadi sebetulnya statusnya menjadi menteri baru tapi tidak butuh kelembagaan dan pegawai baru karena sudah ada. Kemudian Kementerian Kependudukan, karena mementingkan proses ke depan mengelola bonus demografi," ujarnya.
Jokowi, kata Andi, dalam menilai arsitektur opsi kabinet ini juga mempertanyakan hal yang mendetail. Supaya, saat Jokowi dilantik, kementerian ini tidak terhambat dan bisa langsung bekerja.
"Pak Jokowi tadi tanya relatif detail tentang konsekuensi perubahan kelembagaan, konsekuensi anggaran, kapan itu bs dilaksanakan, butuh regulasi seperti apa, konsekuensi transisi seperti apa, mana yang belum pasti bisa bulan oktober karena harus pake UU, mana yang harus mendapat pertimbangan DPR, mana yang butuh Perpres. Hal-hal seperti itu yang tadi dibicarakan Pak Jokowi," paparnya.
Opsi ini, sambungnya, masukan dari masyarakat. Dia juga tidak menutup mata, opsi ini terbentuk akibat rujukan dari opsi yang dibuat oleh Politisi Partai Golkar Agun Gunandjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu