Suara.com - Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan pantai dari sampah. Namun, cara yang dilakukan kelompok pecinta lingkungan di Jepang ini bisa disebut unik.
Umi Sakura, kelompok pecinta lingkungan itu membuat acara Umi Sakura Over 18 Trash Pick Up. Program itu merupakan upaya untuk membersihkan pantai di Jepang dari sampah.
Dan, acara itu hanya untuk warga Jepang yang sudah berusia di atas 18 tahun. Kenapa hanya mereka yang sudah berusia di atas 18 tahun yang boleh ikut? Karena ada hadiah khusus bagi mereka yang bisa membuang sampah dari pantai di Jepang.
Hadiah tersebut adalah alat masturbasi Tenga, yang sangat terkenal di Jepang. Dalam acara itu, setiap tas beruisi sampah yang berhasil diambil dari pantai di Jepang akan mendapatkan hadiah alat masturbasi tersebut.
Acara tersebut akan digelar pada 27 September nanti dan dimulai pukul 2.15 pm di depan pintu Ebnoshima Bridge di Kanagawa Prefecture. Peserta mempunyai waktu 90 menit untuk mengumpulkan semua sampah yang ada di pantai dan memasukkan ke dalam tas sampah. Tas sampah pertama yang berhasil mereka penuhkan akan membuahkan hadiah alat masturbasi Tenga Egg. Sedangkan tas sampah selanjutkan akan mendapatkan hadiah Tenga Pocket. (Rocketnews)
Berita Terkait
-
Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik
-
Simfoni Kejanggalan dalam Denah: Menyingkap Rahasia Rumah Aneh
-
Teka-teki untuk Anak Kepo: Pohon Tua, Tengkorak, dan Permainan Aneh
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
-
Teka-teki Rumah Aneh: Misteri Kamar Tanpa Jendela dan Pergelangan Tangan yang Hilang
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa
-
Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya
-
Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium
-
Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak
-
Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang
-
Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam
-
Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden