Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) Microsoft, Satya Nadella meminta maaf atas pernyataannya yang dinilai telah melecehkan karyawan perempuan. Dalam konferensi ilmu komputer untuk perempuan, Nadella mengatakan, karyawan perempuan tidak perlu untuk minta kenaikan gaji.
“Industri ini harus memperkecil kesenjangan gaji berdasarkan gender jadi kenaikan gaji tidak diperlukan karena bias,” kata Nadella lewat akun Twitternya.
Sebelumnya, Nadella mendapat pertanyaan dari salah satu peserta konferensi itu tentang perempuan yang bekerja di sektor IT yang meminta kenaikan gaji. Dia mengatakan, karyawan perempuan tidak perlu meminta kenaikan gaji dan mempercayai sistem yang sudah berjalan.
“Tidak meminta kenaikan gaji merupakan karma yang baik,” katanya.
Pernyataan Nadella itu otomatis membuat para peserta konferensi yang mayoritas perempuan terkejut. Maria Klawe, salah satu Direktur di Microsoft menyatakan tidak setuju dengan pendapat bosnya itu.
Nadella juga dihujat di media sosial. Pemilik akun Twitter @DCRHAAFMTP mengatakan,” Percaya kepada sistem hah? Langkah yang buruk Tuan Nadella, sangat buruk.”
Netizen lainnya juga menyindir pernyataan Nadella itu, seperti @kerushton. Dia berkicau: “Oh Tuhan, tadi sore Satya Nadella memberitahu perempuan bahwa mereka harus bergantung kepada karma daripada minta kenaikan gaji.” (USAToday)
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!