Suara.com - Kabut asap pekat dalam beberapa hari terakhir telah menyelimuti Kota Jambi, Jambi, dengan kategori tidak sehat dan jarak pandang hanya mencapai 500 meter.
Prakirawan BMKG Provinsi Jambi, Kurnianingsih, di Jambi Jumat (10/10/2014), mengatakan, untuk hari ini saja jarak pandang hanya sekitar setengah kilometer atau 500 meter atau di bawah normal pada pagi hari, sehingga belum ada aktivitas penerbangan di bandara setempat.
BMKG Jambi mencatat, pada pukul 06.00 WIB, jarak pandang hanya di bawah 500 meter, kemudian pada pukul 07.00 WIB masih bertahan 500 meter dan pada pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB jarak pandang naik mencapai 800 meter.
Pendeknya jarak pandang tersebut disebabkan kabut asap yang semakin pekat melanda Kota Jambi sehingga udara juga tercemar dengan kategori tidak sehat dan bisa menimbulkan infeksi saluran pernapasan atas.
Semakin tebalnya kabut asap di Jambi juga dikarenakan Provinsi Jambi sendiri juga sebagai penyumbang asap dengan jumlah titik panas yang tercatat satelit Terra dan Aqua sebanyak 17 titik panas yang tersebar di empat kabupaten.
Ke-17 titik panas itu ada di Kabupaten Muarojambi khususnya dikawasan Kumpeh ada dua titik panas, kemudian di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terdapat tiga lokasi titik panas.
Kemudian di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tebo, BMKG mencatat ada sebanyak masing-masing enam lokasi titik panas dan jumlahnya terus bertambah dibandingkan sebelumnya.
Arah angin ke Jambi dan Jambi sendiri sebagai penghasil asap sehingga asap kiriman dari provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan dan Riau, menyebabkab kabut asap di Jambi selama hampir beberapa pekan terakhir semakin pekat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno