Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan empat mata dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) di Galeri Seni Kunstkring, Menteng, Jakarta, Selasa (14/10/2014).
Langkah Jokowi ini sempat disinggung sebagai langkah antisipatif sebab, beberapa kali Koalisi Indonesia Hebat (KIH), koalisi pendukung Jokowi-JK yang dimotori PDI Perjuangan terhambat gerakannya di parlemen oleh Koalisi Merah Putih (KMP), koalisi yang berada di luar pemerintahan.
Menanggapi hal itu, Jokowi sempat berdiam diri beberapa detik. Dia juga sempat tersenyum ketika jawabannya ini ditunggu wartawan.
"Sebetulnya (pertemuan Fraksi dan DPP PDI Perjuangan) sudah dilakukan. Sekjen (PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo) kemudian Ketua Fraksi (PDI Perjuangan Puan Maharani) juga sudah. Antar partai sudah lakukan itu. Tapi saya juga ada perlu ketemu Pak Ical," kata Jokowi.
Pertemuan dengan Ical ini merupakan inisiasinya. Dia mengatakan, pertemuan ini adalah salah satu safari politiknya dengan seluruh ketua umum pendukung partai politik yang tergabung dalam KMP.
Jokowi menuturkan, pertemuan dengan para ketum ini dilakukan untuk memberikan masukan dalam menjalankan pemerintahan ke depan.
Dalam pertemuan dengan Ical ini, Jokowi juga sempat menanyakan posisi Golkar dalam koalisi. Ical pun menjawab tegas kalau posisi partai berlambang beringin itu masih satu garis dengan KMP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya