Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengungkapkan, Edi Saputra yang diduga sebagai admin akun twitter pseudonim @TrioMacan2000 merupakan pimpinan salah satu media online.
Edi pernah menawarkan jasa kepada petinggi PT Telkom berinisial AP untuk memasang iklan di media yang dipimpinnya.
"Namun iklan itu harus dibayar di muka seratus persen, AP kemudian menolaknya," kata Rikwanto di Polda Metro Jaya, Rabu (29/10/2014).
Rikwanto menambahkan, karena penolakan tersebut, Edi kemudian membuat berita-berita miring yang bernada pencemaran nama baik.
Salah satu beritanya berbunyi Perampokan "PT Telkom Berkedok Akuisisi".
Kemudian link Url berita tersebut dikirimkan ke handphone AP. Sejumlah nomor mengirimkan link itu, termasuk dari nomor Edi. Selanjutnya, terjadi komunikasi antar AP dan Edi dengan kesepakatan bahwa berita tidak dilanjutkan kembali.
"Syaratnya AP memberikan uang sebesar Rp50 juta," terang Rikawanto.
Namun, sebelum memberikan uang, AP terlebih dahulu melaporkan Edi ke polisi. Sehingga saat uang dikirimkan, polisi sudah tahu keberadaanya.
Setelah terjadi transaksi, polisi kemudian menggeledah dan menangkap tersangka di Jalan Raya Supomo, Tebet.
"Dia ditangkap di rumah kantor di daerah Tebet, diketahui uang yang ada sebanyak Rp49.650.000, itu kita amankan," tuturnya.
Untuk barang bukti, penyidik berhasil menyita tas berwarna coklat, telefon seluler merek Samsung dengan dua sim card, dan Blackberry.
Edi dijerat dengan Pasal 27 Undang-undang ITE, Pasal 368 dan 369 KUHP tentang pemerasan, serta pasal 310 dan 311 tentang pencemaran nama baik. (Nur Ichsan)
Berita Terkait
-
Trio Macan Bela Janda di Single Terbaru "Tak Gentar Bela yang Bayar"
-
Beredar Foto Gilga Sahid Jalan Bareng Elok Trio Macan, Nyesek Banget Jadi Happy Asmara
-
Beda Nasib Happy Asmara Vs Elok Trio Macan, Dua Pedangdut Pikat Gilga Sahid Tarif Manggungnya Beda Jauh
-
Sandal Jepit vs Balenciaga, Beda Kasta Outfit Liburan Happy Asmara dan Elok Trio Macan Jadi Sorotan
-
Kebanting Happy Asmara Banget, Elok Trio Macan Cuma Pakai Tas Harga Rp2 Jutaan Saat Liburan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka