Suara.com - Daging celeng atau babi hutan seberat 1 ton yang siap diperjualbelikan disita Kepolisian Sektor Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (2/11/2014).
"Daging celeng itu kami sita saat dalam distribusi menggunakan sebuah truk kontainer di Jembatan II, Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi," ujar Kapolsek Tambun Selatan Kompol Ali Zusron di Tambun.
Penyitaan daging celeng itu, kata dia, merupakan upaya preventif kepolisian dalam rangka mencegah terjadinya pengoplosan daging celeng dengan daging sapi untuk konsumsi masyarakat.
"Kecurigaan kami dikarenakan jumlahnya ada banyak," katanya.
Menurut dia, polisi juga menangkap pemilik daging celeng tersebut berinisial S dan sopirnya A untuk dimintai keterangan.
Penangkapan itu bermula saat seorang warga menginformasikan adanya aktivitas penurunan karung yang sangat dingin dari sebuah truk kontainer berukuran 15 feet dengan nomor polisi B 9389 SXR di lokasi penyitaan.
"Warga melapor lalu kami cek, ternyata karung-karung itu berisi 1 ton daging celeng yang telah dibekukan," ujarnya.
Selama pemeriksaan, kata dia, daging tersebut diketahui dibawa dari Bengkulu untuk dipasarkan di sejumlah lepau yang ada di Bekasi.
"Rencananya daging itu akan disebar ke sejumlah lokasi lepau di Bekasi," katanya. (Antara)
Tag
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi