Suara.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) disebut-sebut kelompok teroris paling terorganisir di dunia. Mereka membiayai operasinya dengan hasil penjualan minyak mentah ke berbagai negara Eropa serta donasi dari pendukung fanatik. Belakangan, organisasi yang dipimpin Abu Bakr Al Baghdadi ini mencetak mata uang sendiri.
Seperti yang dilansir laman Los Angeles Times dan Newsweek, ISIS resmi mengumumkan mata uang mereka. Seorang juru bicara ISIS mengatakan, mata uang ini merupakan upaya melepaskan diri dari tirani moneter yang dibuat kaum Yahudi dan Barat.
"Sistem tirani moneter adalah perbudakan dan membuat umat dan kaum Muslim miskin, sehingga mudah dikuasai Yahudi dan Tentara Salib," kata seorang juru bicara ISIS.
Mata uang yang terbuat dari bahan campuran emas, perak dan tembaga itu nantinya dijadikan sebagai alat tukar dan perdagangan yang sah.
Baru-baru ini, ISIS resmi merilis mata uang berbentuk koin bergambar peta dunia, pedang jihad, bulan sabit, batang gandum dan mesjid dari Damaskus dan Yerusalem. Namun, banyak kalangan meragukan mata uang tersebut diakui dunia. (News)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terkini
-
KLH Siapkan Gugatan Triliunan untuk 6 Perusahaan Terduga Biang Banjir Sumatra
-
Kamuflase Bus Pekerja: Strategi PT GAN Kelabuhi Bea Cukai demi Keluarkan Barang Tanpa Izin
-
Ratusan Pengemudi Ojol Demo di Depan Kedubes AS, Sindir Janji Jokowi Soal Payung Hukum
-
Misteri Jurist Tan Dijuluki 'Bu Menteri': Hakim Gregetan, Jaksa Didesak Segera Tangkap Buronan Ini
-
YLKI Catat 1.977 Aduan Konsumen Sepanjang 2025, Jasa Keuangan Paling Dikeluhkan
-
KPK Periksa Sekretaris Camat dan 5 Direktur Swasta dalam Kasus Korupsi Bupati Bekasi
-
Tragedi Utang di Bekasi: Teman Lama Tega Habisi Nyawa MDT, Jasad Dibuang di Kuburan
-
Lingkaran Setan Suap Bupati Bekasi, KPK Panggil 5 Bos Proyek dan Sekcam Sekaligus
-
Kedubes Iran Klarifikasi Unjuk Rasa di Teheran, Ada Intervensi AS dan Israel
-
Nasib Noel di Ujung Palu Hakim, Sidang Pemerasan Rp201 M di Kemenaker Dimulai Senin Depan