Suara.com - Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menemukan titik temu terkait hak angket, interpelasi dan menyatakan pendapat yang tertuang dalam Undang-Undang MD3. Sebelumnya kedua kubu masih berbeda pandangan soal itu.
Titik temu dihasilkan dalam pertemuan KMP dan KIH di kediaman Ketua Umum PAN Hatta Rajasa di Kompleks Perumahan Fatmawati Mansions, Jakarta Selatan, Sabtu(15/11/2014).
"Dari pembicaraan sore ini kami mencapai suatu kesepahaman," ujar Hatta Rajasa usai pertemuan KMP dengan KIH.
Hatta mengungkapkan, tidak ada lagi persoalan yang mengganjal di kubu KIH soal hak angket, interpelasi dan menyatakan pendapat yang terdapat dalam UU MD3. Dia berharap, kesepakatan bisa segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan kesepakatan di DPR.
"Kita harapkan minggu depan DPR sudah bisa bekerja," kata Hatta.
Namun Hatta belum bersedia menjelaskan lebih lanjut bagaimana teknis pelaksanaan kesepahaman itu.
"Nanti secara teknis di di fraksi, karena memang masih membutuhkan waktu," kata Hatta.
Selain Hatta, pertemuan dihadiri Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang mewakili KMP. Sementara politisi PDIP Pramono Anung dan Olly Dondokambey menjadi perwakilan KIH.
Sebelumnya kedua kubu masih berbeda pendapat soal hak angket, hak interpelasi dan hak menyatakan pendapat anggota DPR yang diatur dalam pasal 74 dan 98 UU MD3. KIH meminta pasal 74 dan 78 dalam UU MD3 yang mengatur hak anggota dewan itu direvisi.
Tag
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
-
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape
-
Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran
-
Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah
-
Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026
-
Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus
-
Barang Impor Masih Mahal, Rupiah Terperangkap di Level Rp18.000
-
Pilihan Smartwatch dengan GPS Akurat, Cocok untuk Hiking hingga City Walk
-
Anak Buah Prabowo Bicara Isu Pergantian Kapolri: Jabatan di Dunia Pasti Diganti, Tinggal Waktunya
-
Liga Aspal Terancam Bubar, Pramono Janji Siapkan Lahan Pengganti