Stephanie Beaudoin, perempuan yang disebut-sebut sebagai penjahat paling seksi di dunia, dikabarkan menyesal atas kejahatan yang dilakukannya dan meminta maaf.
Stephanie, si penjahat seksi, harus berurusan dengan hukum atas tuduhan 114 kejahatan yang dilakukannya. Ia ditangkap kepolisian Quebec, Kanada, awal tahun ini.
Namun, bukan kejahatannya yang jadi sorotan utama, melainkan penampilannya yang memang memiliki tubuh aduhai. Belakangan, Stephanie dikabarkan menyesal atas aksinya. Hari ini, Selasa (18/11/2014), Stephanie mengakui sekitar 30 tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk pelanggaran kepemilikan senjata api.
Berbicara dalam persidangan di Quebec, Kanada, Stephanie mengatakan, "Saya menyesali aksi saya".
Kejahatan yang dilakukannya bisa membawa Stephanie masuk penjara dalam waktu yang lama.
Kepada La Nouvelle Union, dirinya mengatakan, "Saya melakukannya dalam keadaan pusing, dan masa yang buruk. Saya merasakan konsekuensinya sekarang, yang mana merupakan hal yang benar pula".
Pengacara Stephanie mengatakan, dirinya mengalami depresi ketika melakukan kejahatannya. Kejahatan yang dilakukan Stephanie antara lain menerobos properti orang lain, mencuri, dan memiliki senjata api tanpa izin. (Metro)
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk