Suara.com - Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menanggapi santai upaya penggalangan pengajuan hak interpelasi, besok, Senin (22/11).
"Biasa saja. Itu hak Dewan sebagai lembaga," ujar Hendrawan dihubungi suara.com di Jakarta, Minggu (23/11/2014).
Dia menambahkan, seharusnya anggota DPR memfokuskan diri dulu pada revisi UU MD3 yang merupakan bagian dari kesepakatan antara Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
"Ya itu untuk ajang latihan meminta keterangan kepada pemerintah. Hanya saja, prioritas DPR sekarang adalah penyelesaian revisi UU MD3, agar DPR bisa bekerja secara kompak/solid," tegasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo akan melakukan pengumpulan dukungan tanda tangan anggota DPR untuk penggunaan hak interplasi terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pemerintah.
"Ini siap digulirkan pada hari Senin (24/11) besok. Dukungan ditargetkan bisa mencapai 300 tanda tangan. Selain anggota KMP, dukungan juga diharapkan dari anggota KIH yg kecewa karena Jokowi telah mengkhianati rakyat dengan mengambil jalan pintas menaikan harga BBM disaat rakyat sedang susah memenuhi kebutuhan pokok hidupnya," kata Bambang dalam pernyataan resminya, Jakarta, Minggu (23/11/2014).
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania
-
Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun
-
Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks
-
Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya
-
Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz
-
Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab
-
Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang
-
5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa