Suara.com - Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta mengimbau agar penyaluran bantuan kepada para korban banjir dilakukan melalui satu pintu.
"Para donatur yang ingin memberikan bantuan kami imbau agar melakukannya melalui satu pintu yaitu Dinsos agar penyebarannya bisa merata ke wilayah yang benar-benar membutuhkan," kata Kepala Seksi Bantuan Sosial Korban Bencana Dinsos DKI Sahrul di Jakarta, Selasa (25/11/2014).
Mekanismenya, ujar Sahrul, sebelum memberikan bantuan donatur hendaknya menghubungi Crisis Center Dinsos DKI Jakarta melalui nomor telepon 021-4264675 dan menjelaskan bentuk bantuannya dan ingin diberikan ke wilayah mana.
"Jika nantinya wilayah yang dituju sudah mendapatkan banyak bantuan maka akan dialihkan ke tempat lain, supaya tidak terjadi penumpukan," ujar dia.
Sahrul menambahkan dinas sosial membebaskan pemberian bantuan dalam bentuk apapun kecuali transfer dana.
"Kami tidak menerima dalam bentuk transfer," kata Sahrul.
Dinas sosial telah menyiagakan 15 Kampung Siaga Bencana yang tersebar di wilayah Ibu Kota untuk mengantisipasi bencana banjir yang sudah terjadi di beberapa tempat.
Sebelumnya pada Kamis (20/10/2014), Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menyebutkan sebanyak 487 orang warga di wilayah Jakarta Timur mengungsi akibat banjir yang ketinggiannya mencapai 400 sentimeter (empat meter).
Selain Jakarta Timur, banjir juga merendam wilayah Jakarta Selatan tepatnya di permukiman warga di wilayah Pancoran dan Pasar Minggu dengan rentang ketinggian 30-100 sentimeter.
Menurut BPBD, banjir di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan terjadi karena debit air yang meninggi di Bendung Katulampa dan Pintu Air Depok. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan