Suara.com - Ketua Dewan Pertimbagan Partai Golkar, Akbar Tandjung langsung menemui Aburizal Bakrie untuk menyampaikan keprihatinannya atas apa yang terjadi dengan Partai Golkar belakangan ini.
Keprihatinan tersebut dilandasi adanya ketakutan Akbar Tandjung yang melihat partai yang pernah dipimpinnya selama dua periode tersebut mengalami perpecahan.
"Tadi siang saya sudah bertemu dengan Pak ARB dan saya sampaikan keprihatinan saya. Soliditas adalah modal penting bagi Partai Golkar untuk ke depan, terutama tahun 2019," kata Akbar di Ruang Rapat Dewan Pertimbangan Partai Golkar di Kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Rabu (26/11/2014).
Karena itu dia terus berusaha untuk mencari langkah dan cara yang tepat untuk mengakhiri konflik partai. Dia bahkan menceritakan masa kepemimpinannya dahulu yang begitu sulit dan membutuhkan perjuangan.
"Masalah ini perlu dicari langkah-langkah yang tepat, kesepakatan yang tepat, dan diharapkan bisa turut menjaga soliditas partai," tambah Akbar.
Selain mencari solusi dia juga berharap agar kasus ini tidak membawa perpecahan dalam partai sehingga memunculkan pengurus tandingan atau pun ganda. Menurutnya, hal tersebut bukan keinginan partai Golkar.
"Kami sangat berharap agar kekacauan hari-hari ini tidak membawa perpecahan dan memunculkan kepengurusan tandingan dan ganda, ini di luar keinginan kami," tutupnya.
Tag
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat