Suara.com - Meski sudah berlangsung selama hampir tujuh bulan, wabah Ebola tampaknya belum akan mereda. Korban terus berjatuhan,bahkan menurut data terakhir yang dirilis badan kesehatan dunia (WHO) Sabtu (29/11/2014) menyebutkan jumlah korban meninggal mendekati angka 7000 orang. Dan diperkirakan lebih dari 16.000 orang telah terjangkit penyakit mematikan ini.
Dalam pernyataannya, WHO menyebut korban meninggal mencapai 6.928, atau bertambah 1200 orang sejak WHO merilis laporan terakhirnya. WHO tidak menjelaskan secara rinci apa yang menyebabkan penambahan korban terasa begitu signifikan hanya dalam waktu satu minggu.
Ebola, yang hingga kini belum ditemukan obatnya, mulai merebak Mei silam dari sebuah daerah terpencil di wilayah tenggara Guinea. Guinea hingga kini merupakan satu dari tiga negara yang menderita paling parah akibat Ebola.
Selain Guinea, dua negara lainnya adalah Sierra Leone dan Liberia. Sementara Ebola telah menyebar ke negara di Afrika barat. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Kemenag Pastikan Layanan Legalisasi Buku Nikah Tetap Buka Meski ASN WFH Setiap Jumat
-
Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi
-
Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino
-
Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan
-
Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini
-
Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun
-
Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat
-
Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap
-
WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?