Suara.com - Seorang bayi perempuan yang baru dilahirkan dan dalam kondisi hidup ditemukan di tong sampah dekat sebuah sekolahan, tengah diserbu ratusan semut.
Peristiwa ini terjadi di Bhopal, India, dimana bayi itu diyakini masih berumur dua jam setelah dilahirkan oleh ibunya yang saat ini masih dalam pencarian.
Bayi malang itu ditemukan oleh penjaga sekolah Ahmed Khan (32), yang tak sengaja sedang melongok ke tong sampah.
Ahmed melihat bayi yang masih melekat dengan noda darah tersebut dikerubuti ratusan semut dan tampak sangat kesakitan.
“Saya mendengar tangisan bayi perempuan. Tadinya saya pikir anak-anak sedang bercanda,” cerita Ahmed.
Namun tangisan bayi itu rupanya tak juga berhenti juga. Ahmed sendiri mendengar raungan si bayi dari seberang jalan tempat dia bertugas.
“Saat saya mendekat, saya melihat darah dan tubuh (bayi) merah dikerubungi semut,” jelasnya lagi.
“Semut-semut itu menutupi seluruh tubuh bayi dan memakannya hidup-hidup,” tambah Ahmed.
Tak pikir panjang, dia langsung menarik, membersihkan bayi malang dalam kondisi kritis itu dari semut dan membawanya ke rumah sakit.
Polisi kini tengah mencari orang tua yang membuangnya melalui rekaman CCTV di sekitaran lokasi pembuangan.
Polisi setempat sendiri sudah berhasil mengidentifikasi ibu jahanam itu.
“Perempuan itu berasal dari Chinwada dan pindah ke Bhopal pada akhir tahun dan tinggal bersama saudaranya,” kata Juru Bicara Polisi Bhopal. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!