Suara.com - Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan, hasil uji kelayakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas calon Kapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Budi Gunawan nantinya akan diserahkan kepada pengusul yakni Presiden Joko Widodo.
"Yang menyikapi adalah yang mengusulkan (Presiden)," ujar Rikwanto kepada melalui pesan singkat yang diterima suara.com, Rabu (14/1/2015).
Sementara itu, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal Polisi Ronny F. Sompie menegaskan, calon tunggal Kapolri, Komjen Budi Gunawan harus diperlakukan sesuai asas praduga tak bersalah atas penersangkaan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Namun demikian, sesuai UU Nomor 8 tahun 1981 tentang KUHAP, maka Komjen Budi Budi Gunawan memiliki hak untuk diperlakukan sesuai asas praduga tidak bersalah," ujar Ronny
"Sampai adanya putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap," lanjutnya.
Pada dasarnya, penunjukkan seorang Kapolri adalah kewenangan dan sekaligus hak prerogratif presiden.
"Oleh karena itu Kapolri menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden RI," tuturnya.
Dirinya juga kembali menegaskan, Polri juga menghormati keputusan KPK sesuai kompetensinya dalam bidang penegakan hukum tindak pidana korupsi.
Tag
Berita Terkait
-
Rocky Gerung: 'Hantu' Isu Lama Jokowi akan Terus Bayangi Pemerintahan Prabowo
-
Mahfud MD Kasih Dua Jempol untuk Prabowo: Ada Apa Ini?
-
Pengamat: Reshuffle Prabowo Tepis Bayang-bayang Jokowi dan Kirim Pesan ke PDIP
-
Reshuffle Kabinet Prabowo: Murni Evaluasi Kinerja atau Sekadar Drama Politik?
-
Tongkat Estafet Tokoh Menko Polkam: Ada SBY, Mahfud MD, Wiranto, hingga Djamari Chaniago
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah