-
Rocky prediksi isu lama Jokowi akan terus ganggu Prabowo.
-
Reshuffle kabinet dinilai sebagai transaksi politik Prabowo-Jokowi.
-
Disingkirkannya Budi Gunawan dinilai singkirkan proksi Megawati.
Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung memprediksi bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan terus dibayang-bayangi oleh berbagai isu yang belum terselesaikan dari era kepemimpinan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Isu-isu ini, menurutnya, akan menjadi 'hantu' yang terus mengganggu konsentrasi politik ke depan.
"Bayangan kita bahwa isu ini akan ada tetap dan itu akan mengganggu konsentrasi pemerintah terutama Presiden Prabowo," tegas Rocky, Kamis (2/10/2025).
Pernyataan ini ia lontarkan melalui kanal YouTube-nya, Rocky Gerung Official, sebagai tanggapan atas aksi massa di depan Gedung KPK yang menuntut agar Jokowi ditangkap dan diadili.
Rocky menggambarkan bagaimana isu-isu tersebut telah mengakar kuat dalam memori publik.
“Apapun argumennya, tetap itu sudah ada di dalam back mind, di dalam sedimen pembicaraan publik,” ujarnya.
Di sisi lain, Rocky juga menyoroti adanya 'transaksi diplomatis' antara Prabowo dan Jokowi dalam perombakan kabinet terbaru.
Ia secara khusus menunjuk pada tersingkirnya Budi Gunawan (BG) dari posisi Menko Polhukam, yang selama ini dianggap sebagai proksi dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
“Dengan mudah kita bisa membaca bahwa posisi Pak BG sebagai Menko Polhukam pada waktu itu tetap dianggap proksi dari Megawati, proksi dari PDIP. Jadi kalau beliau akhirnya tersingkir, maka orang menganggap ada tekanan dari kubu Pak Jokowi,” papar Rocky.
Baca Juga: Ketua Dewan Pembina PSI Berinisial J Mengarah ke Jokowi, Keengganan Mempublikasi Bisa Jadi Bumerang?
Menurutnya, ketiadaan Budi Gunawan dari kabinet berpotensi memutus jembatan politik antara Prabowo dengan Megawati, meskipun hubungan kultural mereka mungkin tetap baik.
“Itu juga menimbulkan semacam analisis yang ingin membaca, apakah dengan tiadanya Pak BG maka jembatan antara Ibu Mega dengan Pak Prabowo justru terhalang secara politis? secara kultural mungkin biasa aja,” tambahnya.
Langkah ini, bagi Rocky, menunjukkan bagaimana Prabowo dan Jokowi bekerja sama dalam menata ulang peta kekuasaan di dalam kabinet.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa di luar istana, isu-isu lama dari era Jokowi akan terus membayangi dan berpotensi mengganggu konsentrasi pemerintahan Prabowo ke depan.
Reporter : Nur Saylil Inayah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi