Suara.com - Ketua Komisi II Rambe Kamarulzaman mengatakan ada sejumlah poin yang perlu direvisi dari Perppu nomor 1/2014 tentang Pilkada. Menurutnya, perbaikan ini dilakukan supaya Pilkada di kemudian harinya tidak terkendala.
"Intinya semua menerima tapi jika kita laksanakan Perppu akan menimbulkan masalah yang cukup jauh kalau tak di revisi," kata Rambe di DPR, Jakarta, Senin (19/1/2015).
Yang pertama adalah penyelesaian redaksional dari awal hingga akhir yang harus konsisten. Sebab, menurut Rambe, ada redaksional yang tidak konsisten.
"Misalnya, di atas pelaksananya KPU nasional sedangkan di bawah KPUD, ini harus kita sesuaikan, padahal di UU no 15 kan KPU nasional dari awal sampai akhir," kata Rambe
Kemudian, adanya redaksi tentang pasangan calon gubernur, bupati dan walikota.
"Namun, di kalimat lainnya di bukan pasangan. Jadi mana yang mau kita pilih? Harus sinkron," tuturnya.
Selanjutnya, sambung Rambe terkait penjadwalan Pilkada. Menurutnya, penjadwalan Pilkada yaitu 12 bulan dari pendaftaran DPT harusnya bisa dipersingkat.
"Jadi diperpendek saja semua tahapannya yang bisa jadi lebih efisien," kata Rambe.
Rambe mengatakan, terkait uji publik calon kepala daerah harus dilaksanakan dengan tepat. Waktunya, sambung dia, juga diharapkan tidak terlalu lama.
Rambe juga menekankan soal Pilkada serentak. Karena, menurutnya, perlu juga diperhatikan tentang adanya perselisihan dalam Pilkada yang harus dihitung ulang.
"Lalu gimana itu soal penyelesaian sengketanya?" kata Rambe.
Terakhir, Rambe juga mempertanyakan masalah anggaran yang diatur dalam UU Pilkada ini nantinya setelah disahkan, dimana anggaran yang disediakan harus sesuai dengan waktu Pilkada yang diskenariokan secara singkat.
"Soal anggaran, kita dan Mendagri sudah siap. Karenanya, ini harus dibahas secara singkat, kita perpendek tahapannya," tutur politisi Golkar ini.
Tag
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat!
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!
-
Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas
-
PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK
-
Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini
-
Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
-
Pejabat hingga Ulama Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Quraish Shihab Beri Tausiah!
-
Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut