Suara.com - Ella Porter (6 tahun) kecewa karena ayahnya Neil Porter jarang menemaninya tidur. Neil krap terlambat datang ke rumah karena keterlambatan kereta api yang ditumpanginya. Ketika sampai di rumah, Neil biasanya sudah menemukan putrinya itu tertidur.
Ella kemudian menulis surat yang ditujukan kepada petugas kereta api di Southern Rail, Inggris.
“Dear Mr Railway Man, ayah saya selalu datang terlambat ke rumah dan saya sangat rindu karena dia biasanya menemani saya sebelum saya tidur. Ini membuat saya kecewa. Tolong buat dia datang ke rumah tepat waktu. Ayah saya mengatakan bahwa anda mengambil semua uangnya, ini yang membuat saya tidak bisa pergi ke Disneyland. Saa sangat ingin bisa pergi ke Disneyland.”
Neil mengunggah surat putrinya itu di media sosial dan langsung mendapat tanggapan dari Southern Rail.
“London Bridge: Southern dan Network Rail meminta maaf atas keterlambatan yang sering terjadi di London Bridge. Ada masalah dengan jalur rel sehingga merupakan sebuah tantangan untuk membuat kereta api bisa tiba tepat waktu. Kami sudah mengkaji ulang masalah ini dan membuat sejumlah perubahan terkait jadwal kereta api di waktu yang padat.”
Neil mengatakan, sejak surat putrinya itu diunggah ke dunia maya, Southern Rail beberapa kali menghubunginya dan mengatakan,”Kami tidak ingin membuyarkan kejutan, tetapi tunggu saja tukang pos.”
“Saya sebenarnya hanya ingin bisa tiba di rumah tepat waktu sebelum anak-anak saya tidur. Ella merasa kehilangan karena saya tidak ada di sampingnya saat akan tidur. Dia kemudian menuliskan rasa frustrasinya itu lewat surat. Apabila jadwal kereta api Southern Rail tepat waktu, saya masih bisa mendapatkan waktu berkualitas bersama keluarga,” kata Neil. (Metro)
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan