Suara.com - Seorang ibu di daerah Elmo, kawasan sebelah Barat Laut Missouri, Amerika Serikat (AS), Senin (19/1/2015), menelepon saluran 911 untuk sebuah laporan keadaan darurat. Dia menyebut putranya yang berusia 5 tahun baru saja menembak adik bayinya dengan sebuah pistol paintball.
Namun nyatanya, pistol itu bukanlah senjata "mainan" paintball. Itu adalah sebuah senjata api sungguhan, atau tepatnya sebuah revolver Magnum kaliber 22. Dan malangnya, sang bayi yang baru berusia 9 bulan tersebut, tak selamat dalam peristiwa tragis itu.
Pihak aparat berwenang di Missouri sendiri mengaku masih menyelidiki lebih jauh kejadian penembakan tersebut.
"Sejauh ini, tidak ada dugaan tindak kejahatan. Saat ini, tampaknya penembakan itu adalah sebuah kecelakaan semata," ungkap pihak kantor sheriff Nodaway County, seperti dikutip CNN.
Kepada KCTV yang berada dalam jaringan CNN, Sheriff Darren White menyatakan bahwa diketahui ketika itu, sang bayi tengah berada di dalam boks tempat tidurnya. Saat itulah, saudara tuanya sementara diduga menemukan 'pistol maut' tersebut di atas sebuah kasur.
Menurut pihak berwenang pula, pistol itu diketahui merupakan milik salah satu anggota keluarga tersebut, namun bukan milik sang ibu. Sang sheriff juga menegaskan bahwa senjata api memang tergolong biasa ditemukan di rumah-rumah di kawasan itu.
"Kami temasuk pendukung berat (keberadaan) senjata api di sekitar sini," ungkap White lagi, kepada saluran televisi lainnya, KETV.
"Kami punya banyak warga yang memiliki senjata api. Mereka berburu. Mereka (juga) melakukan latihan menembak... Kebanyakan orang memilikinya dengan aman. Dan ini hanyalah salah satu kasus di mana hal-hal buruk terjadi," sambungnya.
Aparat juga belum memastikan apakah mereka akan menyiapkan dakwaan bagi pihak orang tua maupun keluarga terkait dalam kasus ini. [CNN]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
-
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat