Suara.com - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong un, dikabarkan akan mengunjungi Bandung, Jawa Barat pada April mendatang.
Ia ke Indonesia akan mengikuti Konferensi Asia Afrika, demikian diberitakan kantor berita Korea Selatan, Yonhap.
Jika lawatan itu terwujud, itu adalah kunjungan pertama Jong un ke luar negeri sejak ia menerima kekuasaan dari mendiang ayahnya, Kim Jong il pada Desember 2011.
Selain ke Indoneia, Jong un rencananya akan bertandang ke Rusia pada Mei, menghadiri perayaan 70 tahun kemenangan Uni Soviet di Perang Dunia II.
Konferensi Asia Afrika sendiri akan digelar di Jakarta pada 22 sampai 23 April dan dilanjutkan dengan peringatan ulang tahun konferensi itu di Bandung pada 24 April.
Partai Komunis Korea Utara sejauh ini selalu memuja Konferensi Asia Afrika, gerakan nonblok yang digagas oleh Presiden Sukarno di era Perang Dingin dan selalu menjadi jargon Korut dalam kampanye diplomatiknya.
Pendiri Korea Utara, Kim Il Sung ikut hadiri dalam peringatan 10 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1965. Ketika itu dia ditemani oleh putra sekaligus penerusnya, Jong il.
"Bagi Kim Jong un, yang mengikuti model Kim Il Sung, Konferensi Asia Afrika akan menjadi ajang diplomatik yang berharga," kata sumber di pemerintahan Korea Selatan.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan