Suara.com - Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Adrianus Meliala dan Hamidah Abdurrachman menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan.
Kedatangan Adrianus dan Hamidah untuk melakukan koordinasi terkait kisruh yang melanda KPK dan Polri yang berujung penetapan Bambang Widjojanto menjadi tersangka oleh penyidik Polri.
"Cuma mau koordinasi dengan KPK terkait penanganan kasus BW," kata Hamidah di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa(27/1/2015).
Seperti diketahui, Kompolnas merekomendasikan nama Komjen Pol. Budi Gunawan sebagai Calon Kapolri kepada Presiden Joko Widodo. Namun, Budi Gunawan ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK sehari sebelum mengikuti uji kelayakan di Komisi III DPR RI. Dia diduga tersangkut kasus gratifikasi dan rekening gendut.
Akibatnya, Jokowi gagal melantik Budi Gunawan yang sudah disahkan oleh DPR melalui seleksi fit and proper test. Tak sampai di situ, kepolisian berbalik membidik Wakil Ketua KPK bidang penindakan Bambang Widjajanto sebagai tersangka atas dugaan mengarahkan saksi untuk memberikan keterangan palsu dalam persidangan sengketa pilkada Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010 silam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!