Suara.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko menerima laporan Korps Kenaikan Pangkat (Kenkat) Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna, yang dilanjutkan dengan Pelaporan Kenkat 25 Perwira Tinggi (Pati) TNI di Ruang Hening, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2015). Kenaikan pangkat para Pati tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor: Sprin/219/II/2015 tanggal 2 Februari 2015 dan Nomor: Sprin/220/II/2015 tanggal 2 Februari 2015.
Sebagaimana disebutkan melalui rilis Puspen TNI, dalam rangka pembinaan organisasi guna mengoptimalkan tugas-tugas yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui kenaikan pangkat di tingkat strata Perwira Tinggi. Dengan proses ini, diharapkan kinerja TNI ke depan lebih optimal.
Panglima TNI dalam sambutannya mengimbau kepada para Perwira, bahwa hidup harus selalu optimis. Menurutnya, achievement sebagai Perwira Tinggi harusnya adalah adanya perubahan kinerja guna mengejar profil TNI yang lebih bagus. Profil TNI yang dicontohkan adalah seperti yang ditunjukkan pada saat APEC, Pemilu, HUT TNI, serta evakuasi AirAsia dengan penemuan black box tercepat di dunia. Moeldoko menegaskan bahwa hal itu sudah baik, tetapi harus lebih ditingkatkan.
"Semoga dengan kenaikan pangkat, kalian bisa memberikan dorongan untuk meningkatkan kinerja. Demikian harapan saya dan seluruh prajurit," kata Panglima TNI.
Turut hadir pada acara tersebut antara lain Wakasad Letjen TNI Munir, Irjen TNI Letjen Syafril Mahyudin, Dansesko TNI Letjen TNI Sonny Widjaja, Pangkostrad Letjen TNI Mulyono, para Asisten Panglima TNI/Angkatan dan Kabalakpus TNI, serta para istri Pati yang naik pangkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta