Suara.com - Seorang Anggota TNI AD yang bertugas di Kompi A Batalyon Infanteri 756/Winame Sakti, Puryadi, diduga menjadi penadah motor hasil curian lintas kabupaten di Papua.
Setiap kali menadah motor curian, Puryadi memberikan uang kepada anak buahnya senilai Rp300 ribu-Rp500 ribu.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Patrige, mengatakan, keterlibatan Puryadi terungkap setelah polisi menangkap pasangan suami istri, Muhammad Arifin alias Paijo (27) dan Istiqomah (23), warga Arso, Kabupaten Keerom, Papua, yang menjadi penadah motor curian.
Kedua tersangka, kata Patrige, mengaku diperintah Puryadi untuk menadah hasil curian dari dua pelaku, yakni Mario Wally dan Denis.
"Paijo dan istrinya telah ditangkap bersama barang bukti lima unit sepeda motor merek Honda CB 150 R, Yamaha Vixion, Honda Beat, Honda Supra X 125 R dan Yamaha Mio Soul," kata Patrige.
"Penyidik kami telah berkoordinasi dengan Kompi Senapan A Yonif 756. Hasil yang diperoleh bahwa telah terkumpul 15 unit motor curian di Mako Kompi Senapan A Yonif 756. Tapi kasus ini telah diambil alih oleh Pomdan XV11/Cenderawasih, karena menyangkut keterlibatan anggotanya," Patrige melanjutkan.
Lebih lanjut Patrige mengatakan bahwa kasus pencurian motor di wilayah Jayapura dan sekitarnya cukup tinggi. Saban hari, rata-rata, sekitar tujuh motor dilaporkan raib digondol rampok.
"Kami menduga, untuk menghilangkan jejak, pelaku langsung membawa hasil curian ke sejumlah kabupaten, seperti Keerom dan Sarmi. Kedua kabupaten itu dapat dilalui lewat jalur darat," kata Patrige. (Lidya Salmah)
Tag
Berita Terkait
-
Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Peneliti UGM: Mundurnya Kabais TNI Indikasi Kuat Keterlibatan Institusi dalam Kasus Andrie Yunus
-
Mutasi Kabais Tak Transparan, Imparsial Cium Upaya Putus Rantai Komando di Kasus Andrie Yunus
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Beredar Surat Panggilan Palsu, KPK Minta Masyarakat Waspada Penipuan
-
DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran
-
Fluktuasi Kurs Rupiah, Harga Pangan Lokal Makin Tercekik Biaya Produksi
-
Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan
-
Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari
-
Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret
-
HUT ke-12, TransJakarta Banting Harga Jadi Rp12, Ini Syaratnya!
-
Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP
-
Mengukur Mikroplastik Tak Semudah Dikira, Studi Soroti Tantangan dan Jalan Keluarnya