Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) akhirnya selesai menjalani pemeriksaan selama sekitar 10 jam di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Selasa (3/2/2015). Seperti diketahui, BW menjadi tersangka dalam kasus dugaan pengarahan keterangan saksi palsu pada sidang gugatan pilkada di MK tahun 2010.
BW keluar sekitar pukul 23.30 WIB, dengan didampingi kuasa hukumnya. Diungkapkan kuasa hukum BW, Nursyahbani Katjasungkana, selama menjalani pemeriksaan kedua ini, kliennya dicecar 14 pertanyaan yang mencakup hingga 140-an "anak pertanyaan".
"Pemeriksaannya lancar, sehingga selesai malam ini dengan 14 pertanyaan; beserta 'anak-anaknya' menjadi 140 pertanyaan," ujar Nursyahbani, di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Selasa (3/2).
Nur menambahkan, pemeriksaan kliennya kali ini sudah dianggap selesai. Sementara untuk pemeriksaan lanjutan, pihaknya menurutnya akan mengajukan saksi.
"Akan tetapi, akan ada kemungkinan lanjutan, dengan kita mengajukan saksi meringankan (a de charge) dan saksi ahli," imbuhnya.
Sementara itu, BW sendiri membantah dirinya pernah satu mobil dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Dirinya mengaku, pada saat diperiksa oleh penyidik, pertanyaan tersebut juga diajukan.
"Pertanyaan itu juga diajukan di BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Bisa ditanyakan... Bahwa walaupun kami menghormati proses di sini, saya merasa dizalimi dan (mengalami) rekayasa, tapi kami menghormati. Di dalam jawaban saya menjawab itu (membantah)," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah