Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo menegaskan bahwa dirinya akan langsung memecat kader jika kedapatan korupsi.
"Kami selalu berangkat dari perjuangan untuk Indonesia sejahtera, kalau ada kader yang korupsi kami akan pecat, karena bertentangan dengan perjuangan partai," ujar Hary Tanoe di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/2/2015) malam.
Lelaki yang biasa disapa HT ini mengatakan bahwa Perindo menginginkan kader partai yang sehat dan terbebas dari korupsi.
"Kita ingin Parti Perindo ini sehat, inti partai mensetnya untuk berjuang membangun Indonesia. Anggota atau pengurus partai harus mengundurkan diri (jika kedapatan korupsi)," kata HT.
Sebelumnya, CEO MNC Group ini mengatakan, Perindo juga akan berperan aktif menjaga keutuhan NKRI, menegakan HAM dan fokus pada pertumbuhan ekonomi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat yang sejalan dengan pancasila dan UUD 1945.
"Inilah yang menjadi ideologi Perindo," tambah Tanoe.
Selain itu ia juga berharap agar seluruh pengurus partai senantiasa bersyukur dan tetap berupaya mewujudkan seluruh visi, misi partai.
"Keberhasilan partai Perindo akan diukur dengan hasil kerja untuk mewujudkan Indonesia sejahtera lahir batin," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis