Suara.com - Sampai sore ini, Selasa (24/2/2014), petugas Polsek Pondok Aren, Tangerang Selatan, masih meminta keterangan dari para saksi kasus begal sepeda motor yang tewas dibakar massa setelah diringkus di Jalan Masjid Baiturrahim, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, dini hari tadi sekitar jam 01.00 WIB.
Menurut informasi Humas Polda Metro Jaya yang diunggah di media sosial, setelah kejadian, Polsek Pondok Aren mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban dan samurai milik pelaku yang terjatuh.
Kasus tersebut bermula dari ketika Wahyu Hidayat (22) naik sepeda motor Honda Beat memboncengkan Sri Astriani (20). Mereka hendak pulang ke rumah setelah makan malam.
Menurut informasi Polsek Pondok Aren, di tengah jalan, ternyata mereka diikuti oleh dua sepeda motor yang ditumpangi empat orang. Keempat lelaki itu kemudian memepet korban dan satu di antaranya menodongkan samurai sambil meminta korban berhenti.
Di luar dugaan, Sri malah melawan. Ia merampas samurai sehingga senjata tajam tersebut jatuh.
Wahyu dan Sri pun berteriak-teriak minta tolong. Teriakan mereka didengar oleh warga yang kemudian datang dan untuk mengepung para begal.
Melihat warga mulai melakukan pengepungan, tiga begal pun melarikan diri. Sial dengan satu begal yang tidak berhasil kabur.
Ia pun menjadi sasaran kemarahan warga. Warga mengeroyoknya habis-habisan. Selanjutnya, warga yang selama ini diresahkan oleh aksi begal, membakar lelaki itu.
Kasus ini kemudian ditangani kepolisian. Polisi belum berhasil mengidentifikasi tiga begal lainnya yang kabur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser