Suara.com - ‘Perang saudara’ antara Dionysius Hayom Rumbaka dan Tommy Sugiarto akhirnya dimenangkan oleh Hayom. Pada pertandingan babak pertama Yonex All England Open 2015, Hayom menang dua set langsung, 21-12 dan 21-12. Hasil ini memastikan Hayom sebagai satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra yang tersisa.
“Tadi main maksimal saja di lapangan. Secara permainan kita sama-sama tahu, mungkin tadi tinggal siapa yang lebih siap di lapangan. Saya fokus dengan permainan saya sendiri, harus mengurangi kesalahan sendiri,” kata Hayom seperti dilansir dari laman BadmintonIndonesia.org.
Set pertama dimulai, Hayom melesat 8-0 meninggalkan Tommy. Perolehan angka keduanya pun terus terpaut jauh, 11-5, 14-5 hingga akhirnya Hayom menang 21-12.
Masuk ke set dua, Tommy sempat menahan imbang Hayom hingga 3-3. Namun Hayom lagi-lagi tak membiarkan Tommy banyak bergerak. Hayom menjauh dengan 14-8, 18-9 dan menang 21-12
Selanjutnya di babak dua, Hayom masih menunggu lawan antara Sho Sasaki, Jepang, atau Hans-Kristian Vittinghus, Denmark.
Rekor pertemuan Hayom dan Sho sejauh ini masih imbang 2-2. Di dua pertemuan terakhir, Hayom selalu menang dari Sho. Sementara dengan Hans-Kristian, di Yonex German Open 2015 pekan lalu, Hayom sukses menang dengan skor 22-20 dan 21-15.
“Besok (Kamis) ketemu siapa pun lawan harus siap. Walaupun sekarang saya merasa kondisi sedang kurang fit, tapi harus tetap fokus,” kata Hayom lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk