Suara.com - Ketua DPR Setya Novanto menilai usulan untuk memberikan dana Rp1 triliun kepada setiap partai politik sudah melalui kajian yang mendalam Kementerian Dalam Negeri, Selasa (10/3/2015).
Menurut dia, seluruh partai politik yang ada saat ini sangat membutuhkan dana operasional untuk mendukung program- program di daerah partai politik tersebut.
Dengan adanya bantuan dari APBD, kata dia, partai tidak perlu pusing untuk memikirkan sumber pendanaan sehingga lebih konsentrasi untuk kepentingan rakyat.
"Tentu pemerintah sudah melakukan kajian dan evaluasi sebelum mengusulkan dana bantuan kepada partai politik tersebut. Pemerintah juga telah memperhatikan jumlah kursi yang ada di masing - masing partai," kata anggota Fraksi Golkar di gedung DPR.
Dia menambahkan DPR yang mewakili partai politik di parlemen, bisa memberikan konstribusi yang besar demi kepentingan rakyat dengan adanya bantuan itu.
Lebih lanjut dijelaskan, dengan adanya dana bantuan kepada partai politik ini, tentu bisa mengurangi kasus korupsi yang masih banyak terjadi dengan cara memberikan program - program yang terbaik yang ada di dalam partai politik ini.
Wacana itu sebelumnya digulirkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Ia mengatakan agar partai politik diberikan dana Rp1 triliun yang sumber dananya berasal dari APBN. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?
-
252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani
-
DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye
-
Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah
-
Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
-
Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global
-
Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode
-
Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia
-
Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?