Suara.com - Anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek sebuah rumah di Perumahan Graha Mlasti, Desa Sumber Jaya, Tambun, Kabupaten Bekasi. Dari lokasi tersebut, anggota membawa seorang warga bernama Kuswara.
"Kejadiannya sudah kemarin sore, Sabtu (21/3 2015). Mungkin ada kaitannya dengan itu (ISIS)," kata juru bicara Kepolisian Resor Kabupaten Bekasi Ajun Komisaris Makmur kepada suara.com, Minggu (22/3/2015).
Makmur mengatakan belum tahu persis profil Kuswara. Ia juga belum mengetahui secara pasti cerita yang bersangkutan sampai diincar oleh Densus 88.
"Kalau terkait jaringan kayak gitu kan Densus yang tahu. Kita juga minim informasi," katanya.
Saat berita ini diturunkan, Kapolres Kabupaten sedang meninjau lokasi rumah tempat Kuswara ditangkap Densus.
Kalau memang benar ini ada kaitan dengan ISIS, kata Makmur, ini mengejutkan karena selama ini Kabupaten Bekasi relatif aman dari jaringan itu.
Untuk ke depan, kata Makmur, Polres akan meningkatkan kerja sama dengan tokoh masyarakat.
"Kalau ada orang tidak jelas, laporkan ke kita," katanya.
Polres, kata Makmur, juga akan meningkatkan koordinasi dengan Babinsa. Soalnya, kata dia, Babinsa setiap hari berada di tengah masyarakat, khususnya perkampungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus