Suara.com - Aspac Jakarta menyapu bersih kemenangan setelah mengalahkan JNE Bandung Utama 67-45 pada laga terakhir seri IX IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 di GOR C-Tra Arena Cikutra Kota Bandung, Minggu (29/3).
Kemenangan yang diperoleh tim asuhan Rastafari Horongbala memantapkan posisi tim ibukota pada jalur aman.
Pada kuarter pertama, Aspac memperoleh angka 20-13 atas Bandung Utama lewat tiga kali tembakan tiga angka yang dilakukan oleh Xaverius Prawiro, Andakara Dhyaksa, dan Dirk Mathew Gerungan. Pada kuarter awal Aspac mendominasi delapan bola rebound, sedangkan Bandung Utama empat bola rebound.
Memasuki kuarter kedua, kedudukan masih sama. Sesaat kemudian melalaui tangan brilian Oki Sanjaya yang mampu memasukkan dua tembakan tiga angka lantas selisih poin antar kedua tim kian jauh.
Aspac Jakarta mendulang 15 poin, sedangkan Bandung Utama memperoleh 12 poin, sehingga total poin pada kuarter kedua 35-25.
Pada kuarter ketiga, Aspac bermain lebih agresif. Tim bola basket asal Jakarta itu lantas meninggalkan JNE Bandung Utama dengan 55-38 poin.
Aspac kian mengganas di kuarter pamungkasnya sekaligus memastikan papan skor menjadi 67-45 atas JNE Bandung Utama pada pertandingan malam itu.
"Anak-anak bermain bagus malam ini. Mereka bisa mengatasi penembak-penembak Bandung Utama, Luke dan Tiara, bahkan mereka juga bisa mematikan langkah Gian," kata pelatih Aspac Jakarta, Rastafari Horongbala.
Ia menyebutkan pada kuarter ketiga dan keempat saat stamina lawan menurun, para pemain Aspac langsung memacu "fast break".
Pelatih JNE Bandung Utama Octaviarro Romely menyatakan timnya dapat mengambil pelajaran dari pertandingan malam ini melawan Aspac Jakarta.
"Kami tak begitu pusing dengan hasil pertandingan tadi. Kami akan melakukan evaluasi fisik, teknik dan mental. Pertandingan malam ini memberikan pelajaran berharga bagi tim kami," kata Romely menambahkan. (Antara)
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?
-
Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026