Suara.com - Jenazah kopilot Germanwings, Andreas Lubitz yang diduga sengaja membuat pesawat itu jatuh di Pegunungan Alpen, Prancis sudah berhasil ditemukan. Profesor Michael Tsokos yang melakukan forensic terhadap korban penumpang pesawat Germanwings mengatakan, jenazah Lubitz ditemukan di antara serpihan-serpihan tubuh penumpang lainnya.
Kata Tsokos, timnya memerlukaj waktu tiga minggu untuk bisa mengidentifikasi seluruh korban dan menyatakan mereka semua meninggal. Di lokasi kejadian, ada sekitar 600 potongan tubuh manusia yang berserakan.
Tim penyelidik mengungkapkan, tes terhadap tubuh Lubitz bisa memberikan petunjuk penting untuk mengetahui kenapa dia mengunci dirinya di kokpit pesawat. Saat sendirian di kokpit itulah, Lubitz memasang pesawat ke autopilot dan mengarahkan ke Pegunungan Alpen.
150 penumpang dan kru pesawat Germanwings dinyatakan tewas. Informasi tentang ditemukannya jenazah kopilot Lubitz bersamaan dengan informasi seputar teriakan penumpang pesawat selama lebih dari 5 menit sebelum pesawat itu jatuh.
Berdasarkan transkrip dari salah satu kotak hitam, pilot sempat berteriak untuk meminta Lubitz membuka pintu kokpit. Namun, permintaan itu diabaikan oleh Lubitz hingga pesawat jatuh di pegunungan Alpen. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi
-
Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?
-
Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian
-
Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam
-
Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan
-
Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600