Suara.com - Kapal Costa Concordia yang tenggelam pada 2012 lalu membawa kokain dalam jumlah besar milik kelompok mafia Italia, Ndrangheta. Kelompok itu menyembunyikan kokain di kapal pesiar yang karam pada Januari 2012 dan menewaskan 32 orang.
Informasi tentang kokain yang ada di dalam kapal nahas itu diungkapkan bos Ndrangheta, Michele Rossi kepada salah satu sahabatnya, Massimo Tiralongo.
Selain menempatkan kokain di kapal Costa Concorda, kelompok mafia dari Karibia itu juga menyembunyikan kokain di kapal Norwegia Cruise Lines yang mempunyai rute ke Eropa, Amerika Utara dan Karibia.
Costa Concordia menabrak terumbu karang dan terbalik pada 13 Januari 2012 di lepas pantai Italia. Kapal ini kandas di Isola del Giglio, Italia, yang mengakibatkan 4.232 orang dievakuasi dari kapal.
Kapten dan petugas pertama telah ditahan atas dugaan kecelakaan tanpa sengaja setelah berlayar dekat dengan pesisir pada jarak yang tidak diizinkan, kehilangan kekuatan navigasi dan kendali kapal belum diputuskan.
Costa Concordia mulai beroperasi pada Juli 2006 dan merupakan kapal pesiar mewah terbesar yang dibangun di Italia pada masa pembangunannya dengan nilai 450 juta euro, tonase kotor 114,500 GT dan panjang 290.2 meter atau 952 kaki. (Independent)
Berita Terkait
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Mengenal Skema Mafia Itali Ponzi di Kasus Penipuan Iphone Rihana Rihani
-
Anggota Sindikat Mafia Ndrangheta Italia Tertangkap Di Bali, Ini Respons Mabes Polri
-
Costa Nostra, Mafioso Italia Paling Dicari Akhirnya Tertangkap
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123