10:30
Lubitz sendirian di kokpit. Dia mengunci pintu lapis baja yang tidak lagi mungkin dibuka dari luar. Terdengar suara pilot otomatis yang diprogram untuk mempercepat penurunan pesawat. Pesawat turun 38.000 kaki (11.000 meter) ke 100 kaki (30 meter) dalam hitungan menit.
10:33
Pendaratan dimulai: pesawat turun 3000 kaki (900 meter) per menit. Pengendali lalu lintas udara mendeteksi masalah. Mereka mencoba beberapa kali untuk menghubungi pesawat radio. Lubitz tidak merespon.
Suara kapten terdengar. Dia mencoba membuka pintu. "Ini aku!" kata kapten dengan menghadap kamera yang terhubung ke kokpit. Lubitz melihat ke layar tetapi tidak bereaksi. Kapten meraih di tangki oksigen atau pemadam kebakaran untuk membuka pintu. Kapten berteriak: "Untuk kasih Tuhan, buka pintu ini!"
Sekitar 10:34
Sebuah alarm pertama berbunyi, suara dan visual: "RATE SINK, PULL UP."
Tidak ada reaksi dari Lubitz.
10:35
Kapten meminta linggis tersembunyi di belakang pesawat. Linggis pun dipukul keras ke pintu. Kapten mencoba untuk menekuk pintu dengan linggis.
10:37 dan beberapa detik
Alarm kedua berangkat, suara dan visual: ". TERRAIN PULL UP" Masih tidak ada reaksi dari Lubitz.
Kapten berteriak: "Buka pintu ini f ...!"
10:38
Meskipun suara memekakkan telinga, napas Lubitz dapat didengar melalui Roses masker oksigen yang dia gunakan. Dia bernapas normal. Pesawat ini di 13000 kaki (4000 meter).
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang