Suara.com - Penyidik Markas Besar Polri menggeledah salah satu rumah Alex Usman, pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menjadi tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan alat UPS di APBD 2014. Rumah yang digeledah terletak di Jalan Duri Kencana 4/2, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Menurut keterangan Budi, salah satu petugas keamanan lingkungan setempat, ada enam penyidik yang sejak jam 07.00 WIB tadi masuk ke rumah Alex. Para penyidik ditemani oleh ketua RW.
Hingga berita ini diturunkan sekitar jam 10.00 WIB, penyidik masih berada di dalam rumah untuk mencari dan memeriksa berkas-berkas terkait dengan kasus yang menjerat Alex.
Budi mengatakan rumah tersebut selama ini didiami mertua Alex serta pembantu.
"Dia (Alex) jarang ada di rumah, kadang ngontrol doang, lalu pergi lagi," kata Budi.
Alex adalah satu dari dua pejabat di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah ditetapkan Mabes Polri menjadi tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan UPS. Satu pejabat lainnya bernama Zainal. Mereka merupakan Pejabat Pembuat Komitmen proyek tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Tinjau PLTS PLN, Menteri BUMN Pastikan Peringatan HUT RI di IKN Gunakan Listrik Hijau
-
Melestarikan Budaya Lewat Daur Ulang, Sampah Galon Plastik Disulap Menjadi Ondel-ondel
-
Keren! Petugas UPS Badan Air Buat Perahu Motor dari Botol Plastik Bekas
-
Hendak Curi Mesin UPS ATM di Koja, Seorang Pemuda Ditangkap Babinsa dan Warga
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!