Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki motif ledakan yang terjadi di Tanah Abang.
"Motifnya masih kita dalami," kata Unggung di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (8/4/2015).
Dia mengaku, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi mata dan mengamankan beberapa barang bukti saat menggeledah rumah yang berdekatan di tempat kejadian perkara.
"Jadi kita masih melakukan pemeriksaan saksi sementara ada lima yang ada di tkp (tempat kejadian perkara) kita geledah rumah-rumah yang bersangkutan. Yang mana kita temukan ada barang-barang paku dan sebagainya," katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan memintai keterangan empat korban yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Dalam penyeldikan dan pemeriksaan ada lima saksi, termasuk ini (korban) masih didalami kan masih sakit ya. Yang di sini ada empat orang," ungkap Unggung.
Dia menambahkan, pihaknya juga tengah mendalami keterkaitan korban dengan insiden peledakan tersebut.
"Belum, apakah ini korban atau apa kan kita belum tahu. Nanti kita dlami. Kan baru kita lakukan pemeriksaan," tambahnya.
Akibat ledakan di Jalan Jatibunder, RT 16/9, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, ini mengakibatkan empat orang terluka. Tiga diantaranya saat ini dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP
-
Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental
-
Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla
-
Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung
-
BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September
-
Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar
-
Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter
-
Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter
-
Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global