Lumba-lumba
Pantai di timur laut Jepang mendapatkan pemandangan langka. Ada 150 lebih lumba-lumba terdampar tak berdaya.
Mereka diselamatkan dari kematian kehabisan nafas. Mamalia itu kebanyakan berjenis blackfish. Banyak lumba-lumba yang akhirnya mati karena kehabisan udara dan kering.
Untuk menolong mamalia yang terkenal pintar itu, nelayan dan masyarakat setempat ramai-ramai membawa ember yang berisi air. Air itu ditumpahkan ke lumba-lumba itu. Ada juga yang mengusap lumba-lumba itu dengan handuk basah.
Kemudian lumba-lumba satu persatu digelindingkan ke air. Lumba-lumba itu berukuran 2 sampai 3 meter.
Sampai saat ini penyebab mereka terdampar karena terseret arus laut. Sebab ditubuh mereka ditemukan luka baret karena pesisir yang terlalu dangkal.
Tadasu Yamada, seorang ahli perikanan National Museum of Nature and Science mengatakan lumba-lumba itu mungkin memiliki masalah fisiologis atau psikologis dan menghadapi ancaman yang tidak diketahui. Mereka panik dan akhirnya terdampar. (AP)
Mereka diselamatkan dari kematian kehabisan nafas. Mamalia itu kebanyakan berjenis blackfish. Banyak lumba-lumba yang akhirnya mati karena kehabisan udara dan kering.
Untuk menolong mamalia yang terkenal pintar itu, nelayan dan masyarakat setempat ramai-ramai membawa ember yang berisi air. Air itu ditumpahkan ke lumba-lumba itu. Ada juga yang mengusap lumba-lumba itu dengan handuk basah.
Kemudian lumba-lumba satu persatu digelindingkan ke air. Lumba-lumba itu berukuran 2 sampai 3 meter.
Sampai saat ini penyebab mereka terdampar karena terseret arus laut. Sebab ditubuh mereka ditemukan luka baret karena pesisir yang terlalu dangkal.
Tadasu Yamada, seorang ahli perikanan National Museum of Nature and Science mengatakan lumba-lumba itu mungkin memiliki masalah fisiologis atau psikologis dan menghadapi ancaman yang tidak diketahui. Mereka panik dan akhirnya terdampar. (AP)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang
-
3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan