Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS Fahri Hamzah tidak ada masalah Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi wakapolri mendampingi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Apalagi, kata dia, bila nama Budi memang sudah menjadi pilihan sidang Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi Polri.
"Saya kira tidak ada masalah, karena itu normal," kata Fahri di DPR, Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Menurutnya sikap penolakan terhadap Budi Gunawan karena pernah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, tidak tepat, karena status tersebut sudah dicabut setelah menang di gugatan praperadilan.
"Dia (Budi) sudah dinyatakan bersih oleh pengadilan. Sudah diloloskan DPR. Hanya karena opini sekelompok orang, masak dia harus dihalangi," katanya.
Karenanya, Budi kini memiliki kesamaan hak dengan perwira tinggi kepolisian lain. Budi, kata Fahri, juga memiliki hak untuk dicalonkan menjadi wakapolri.
"Budi Gunawan sama haknya seperti Badrodin Haiti. Harus kita hormati itu. Hukum sudah nyatakan dia bersih, ya bersih," ujar Fahri.
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan