Suara.com - DPRD DKI Jakarta siang nanti dijadwalkan akan menggelar Rapat Paripurna pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) dan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta 2014, Kamis (23/4/2015).
Anggota DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman menerangkan, nanrinya para anggota dewan akan memberikan penilaian dan rekomendasi teradap kinerja gubernur.
"Iya nanti (rapat paripurna). Penilaian dan rekomendasi dua-duanya mas. Terdiri dari sebelas penilaian dan lima rekomendasi," ujar Prabowo melalui pesan singkat kepada wartawan.
Politisi partai Gerindra itu menuturkan, 11 penilaian terhadap gubernur salah satunya membahas mengenai pencapaian APBD 2014 yang tidak sesuai target.
"Salah satunya (penilaian) soal pencapaian target APBD yang tidak tercapai. (Rekomendasinya salah satunya) agar gubernur dan aparatnya bekerja keras dan tidak banyak wacana," terang Ahok.
Paripurna yang akan digelar di Ruang Rapat Paripurba DPRD DKI Jakarta ini dijadwalkan akan digelar pukul 13.30 WIB.
Nantinya, kata Prabowo, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga dipastikan akan datang.
"Iya dong (Guberur harus dateng)," tutup Prabowo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan