Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan persiapan penertiban bangunan yang berdiri di ruang terbuka hijau. Salah satu daerah yang akan ditertibkan di Tebet, Jakarta Selatan, khususnya indekos bekas Deudeuh Alfisahrin atau Tata Chubby di Jalan Tebet Utara, 15-C, RT 7/10, Tebet Timur, Jakarta Selatan.
Apa persiapan Pemerintah Jakarta untuk rencana penertiban?
"Prinsipnya gini, saya sudah tugaskan Wali Kota kalau ada bangunan di jalur hijau itu harus dibongkar apalagi yang ada di jalur-jalur kena saluran air," ujar Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/4/2015).
"Kedua, bisa juga kejadian Jakarta kan emang agak aneh nih, dia emang punya sertifikat di jalur hijau itu di dalam inspeksi sungai, kalau kejadian seperti itu (mendirikan bangunan di RTH) tetap kita harus bayar, bongkar," tambah Ahok.
Selain itu, Ahok juga meminta para ketua RT/RW mendata warga, termasuk rumah kos. Ahok juga mengingatkan para lurah untuk lebih peka terhadap indekos perempuan yang selama ini kerab didatangi tamu lelaki.
"Terus kos-kosan yang ga ada izin ya di tertibkan dan kita harap fungsi RT RW akan jalan, lurah juga harus lebih jelas ada kos-kosan cewek segitu banyak masa kamu gak curiga cewek cantik-cantik keluar masuk kos terus ada laki-laki. Peraturan kos kan jelas, tidak bisa terima tamu lawan jenis di dalam kamar, terus ada jamnya, ini mah udah tahu sama tahu sama minta kos-kosan dirazia," kata Ahok.
Ahok meminta semua tempat yang dijadikan prostitusi ditertibkan.
"Iya semua (akan dirazia), kita pengen makanya saya bilang nanti ini jadi masalah maka kami dorong aja, (ditertibkan)," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir