Suara.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Kamis (23/4/2015) mengumumkan 20 atlet pelatnas yang masuk dalam tim inti kejuaraan Piala Sudirman 2015 di Dongguan, Cina 10-17 Mei mendatang.
"Saat ini kami sudah membentuk tim kerja untuk atlet yang akan mengikuti Piala Sudirman. Sebagian atlet masih mengikuti Kejuaraan Asia di Cina. Mereka akan berlatih secara intensif setelah pulang dari Tiongkok pada 27 April," kata Wakil Sekretaris Jendral PBSI Achmad Budiharto dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.
Budiharto mengatakan atlet-atlet pelatnas akan melakukan simulasi Piala Sudirman di Stadion Bulu Tangkis Asia Afrika Senayan Jakarta pada Sabtu (2/5/2015) pukul 16.00 WIB.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI sekaligus Manajer Tim Indonesia dalam Piala Sudirman 2015 Rexy Mainaky mengatakan atlet-atlet yang akan bertanding dalam Piala Sudirman 2015 telah melakukan perubahan waktu latihan sesuai dengan jam pertandingan di Dongguan, yaitu pukul 13.00 WIB dan 19.00 WIB.
"Kalau kami boleh memilih, atlet-atlet tidak harus ikut pertandingan Kejuaraan Asia untuk bersiap mengikuti Piala Sudirman. Tapi, para atlet yang masuk peringkat 10 besar dunia diwajibkan ikut Kejuaraan Asia atau mereka akan terkena denda," kata Rexy.
Atlet-atlet pelatnas yang akan turun dalam Piala Sudirman 2015 yaitu Jonatan Christie, Firman Abdul Kholik, dan Ihsan Maulana Mustofa akan turun pada partai tunggal putra.
Di tunggal putri ada Linda Wenifanetri, Bellaetrix Manuputty, dan Hanna Ramadhini.
Tiga pasangan ganda putra, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan memperkuat tim Merah Putih. Sedangkan di partai ganda putri, Indonesia akan diwakili Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Della Destiara Haris/Anggia Shitta Awanda.
Terakhir, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto akan turun pada Piala Sudirman 2015 untuk partai ganda campuran.
Sebelumnya, PBSI berencana menurunkan Roysita Eka Putri Sari untuk berpasangan dengan Della. Tapi, Rexy mengatakan Rosyita masih penyembuhan cedera pangkal paha.
"Ide penggantian Rosyita dengan Anggia datang dari pelatih ganda putri. Kami percaya kepada para pelatih untuk menentukan siapa-siapa atlet yang dapat turun untuk Piala Sudirman," kata Rexy. (Antara)
Berita Terkait
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Singkirkan Juara Swiss Open, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2026
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard