Suara.com - Petenis Jerman Angelique Kerber memperpanjang rentetan kemenangannya menjadi 11 pertandingan melalui kemenangan tiga set atas Caroline Wozniacki. Kemenangan ini sekalgus membuat dirinya memenangi turnamen WTA Stuttgart pada final yang berlangsung Minggu (26/4).
Setelah menyingkirkan juara sebelumnya Maria Sharapova di putaran kedua, Kerber bangkit dari kekalahan di set pertama untuk mengamankan kemenangan 3-6, 6-1, 7-5 atas mantan petenis peringkat satu dunia Wozniacki.
Sejak menjuarai turnamen Charleston dua pekan silam, Kerber membawa penampilan impresifnya ke lapangan-lapangan tanah liat Stuttgart.
Kemenangannya atas Sharapova membuat petenis Rusia itu merasakan kekalahan di Stuttgart pada turnamen keempatnya di sini.
Set pertama pada final Minggu menjadi milik Wozniacki, yang mematahkan serve Kerber pada game keempat kemudian menahan servenya untuk unggul 4-1 sebelum set itu dimenanginya.
Petenis Jerman itu bangkit pada set kedua, meraih keunggulan 3-0 sebelum mematahkan serve mantan petenis peringkat satu dunia itu di game keenam untuk unggul 5-1 sebelum memenangi set tersebut.
Kedua petenis bertukar 'break' pada set ketiga sebelum Wozniacki terlihat akan merasakan kemenangan di turnamen keduanya pada 2015 dengan kedudukan 5-3.
Namun Kerber mampu tampil dengan baik dan dengan petenis Denmark itu berada di bawah tekanan di base line, Wozniacki mematahkan servenya pada game kesembilan dan ke-11 untuk membuat petenis Jerman itu memastikan kemenangan dalam waktu lebih dari dua jam.
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan