Suara.com - Bareskrim Polri menangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, hari Kamis (30/4/2015) malam. Menyusul penangkapan Novel, lima pimpinan KPK siap menjaminkan diri agar penahanan Novel dapat ditangguhkan.
"Kami punya pertimbangan sebelum menjamin itu, itu kan peristiwanya 11 tahun lalu dan Novel juga sudah lama di KPK. Lalu kami berkeyakinan dengan menjaminkan ini Novel tidak akan lari. Oleh karena itu kami lima pimpinan KPK menjaminkan diri penangguhan penahanan," kata Wakil Ketua KPK Johan Budi dalam konferensi pers di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (1/5/2015).
KPK meyakini pihak Bareskrim masih berkeinginan menggalang kerja sama yang baik dengan KPK.
"Saya masih berkeyakinan Kabareskrim memperhatikan kepentingan yang lebih besar. KPK-Polri saat ini masih dalam kondisi hubungan yang baik," kata Johan yang didampingi Indriyanto Senoadji.
Dengan penjaminan diri lima pimpinannya, Johan berharap, Bareskrim Polri tidak menahan Novel Baswedan.
"Kalau memang lima pimpinan KPK sduah menjaminkan diri dan kalau itu diacuhkan itu dikembalikan ke masing-masing pimpinan," kata Johan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
-
Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu
-
Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
-
Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar
-
Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah