Suara.com - Kereta Api Commuter Jabodetabek (KCJ) dengan nomor kereta KA 1342 rute Jakarta Kota-Bekasi anjlok di jalur antara Stasiun Manggarai dan Jatinegara sekitar pukul 10.40 WIB.
Humas KCJ Eva Chairunisa mengatakan, roda gerbong kereta ketujuh yang anjlok dari rel. Akibat kejadian tersebut, imbuh Eva, sempat terjadi antrian kereta, lantaran hanya satu jalur yang bisa dioperasikan.
"Perjalanan kereta sempat terganggu, tapi masih bisa beroprasi, dan sempat mengalami antrian karena hanya menggunakan satu jalur, tapi bisa difungsikan dengan baik perjalanan dari Bekasi ke Jakarta, maupun dari Jakarta ke Bekasi," ucap Eva ketika dihubungi Suara.com, Sabtu (2/5/2015).
"Kan biasanya gunakan dua jalur, gara-gara yang satu ada kereta yang anjlok, jadi pakai satu jalur, berjalan bergantian," Eva menambahkan.
Ketika anjlok, kata Eva, penumpang langsung dievakuasi ke Stasiun Jatinegara dan Manggarai. Hingga kini pihaknya masih belum mengetahui apa penyebab dari anjloknya KA itu.
"Anjloknya kenapa belum diketahui karena harus ada investigasi dahulu ya oleh sarana dan prasarana. Untuk penumpang sudah di evakuasi semua, jadi sebagian penumpang ke Stasiun Jatinegara dan Stasiun Manggarai," jelas Eva.
Namun, setelah diterjunkan tim teknisi, kini pada pukul 13.59 WIB kereta tersebut sudah diderek menuju Dipo Bukit Duri untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan.
"Nih sekarnag sudah ditarik ke Dipo Bukit Duri (pukul 13.59)," terang Eva.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan