Suara.com - Dua kapal perang canggih milik United States Navy (US Navy) atau Angkatan Laut (AL) AS mengunjungi Perairan Nusa Dua, Pelabuhan Benoa, Bali.
Bagian Penerangan Pangkalan TNI AL (Lanal) V di Surabaya, Senin (4/5/2015), melaporkan sedikitnya 80 personel Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar, Lantamal V, yang mengamankan kapal perang milik AL AS tersebut.
Kedua kapal perang AL AS yang datang pada Jumat (1/5/2015) pukul 09.00 WITA adalah USS Sterett (DDG-104) yang dikomandani CDR T.J Nunamakerdan dan USS Deweey (DDG-105) yang dikomandani CDR M.A Rockstad.
Kedua kapal perang itu (USS Sterett/DDG-104 dan USS Deweey/DDG-105) memiliki spesifikasi panjang kapal 155,3 meter dengan bobot sekitar 9.200 ton.
Keduanya dilengkapi dengan peralatan canggih diantaranya ada satu meriam caliber 62 mm, dua senjata caliber 25 mm, empat senjata anti-pesawat udara caliber 12,7 mm, dan dua torpedo.
Selain itu, masih ada juga senjata anti-kapal selam, satu laser weapoon Phalanx Close in weapons system, dua helikopter jenis sea hawk dan dilengkapi dengan empat mesin penggerak pokok dengan jumlah ABK dalam satu kapal berawak 380 orang.
Kapal perang milik AL Amerika Serikat itu datang ke Bali dalam rangka kunjungan wisata (port visit). Selama empat hari, para awak kapal melaksanakan kunjungan ke beberapa tempat wisata di Pulau Bali.
Selama kapal perang AS tersebut berada di perairan Nusa Dua, Bali, dua kapal itu berada dalam pengamanan TNI AL (Lanal Denpasar) yang mengerahkan dua KRI yaitu KRI Tongkol-813 dan KRI Weling-822 dengan satu combat boat catamaran dan 80 personel Pam darat.
Dalam waktu yang sama (4/5/2015), Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang, Lantamal V, memamerkan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI AL untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional dan Dies Natalis Ke-33 Polinema di Graha Polinema, Malang (2/5/2015).
"Dalam pameran itu menampilkan berbagai alutsista dari Korps Komando Pasukan Katak (KOPASKA) berupa satu unit kendaraan perang bawah air, dua unit parasut FF, lima unit alat selam, dan lima unit sniper," kata Palaksa Lanal Malang Letkol Laut (P) B. Arif Yoedianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026