Suara.com - Tim kuasa hukum penyidik senior KPK Novel Baswedan mencurigai Badan Reserse Kriminal Polri mengkloning atau mencuri data-data dalam laptop pribadi milik Novel.
Menurut Ketua Tim Pengacara Novel, Mudji Kartika Rahayu, mengungkapkan kemungkinan ada data-data penyelidikan dan penyidikan KPK dalam laptop pribadi Novel yang ikut disita Polri.
Laptop milik Novel sendiri sudah dikembalikan sepekan setelah penyitaan.
"Meski barang-barang itu (milik Novel) telah dikembalikan, pelanggaran hukum yang dilakukan Polri dalam penyitaan itu tetap berlaku. Kami juga belum tahu, dalam barang-barang itu ada file-file (data) dikloning atau tidak," kata Mudji dalam konferensi pers di KPK, Minggu (10/5/2015).
Dia menyatakan tindakan penggeledahan dan penyitaan terhadap rumah dan barang-barang pribadi Novel oleh penyidik Bareskrim itu adalah pelanggaran hukum.
Terdapat 25 item barang milik pribadi dan keluarga Novel yang sempat disita Bareskrim.
"Penyitaan barang-barang itu tidak ada hubungannya dengan pasal yang dituduhkan. Penggeledahan itu adalah tindakan melawan hukum," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Novel Baswedan menambahkan, dirinya tidak ingat satu-persatu barang-barang miliknya yang disita penyidik Bareskrim.
Novel menegaskan, barang yang disita penyidik Bareskrim itu adalah barang pribadinya anak dan istrinya.
Novel juga belum tahu persis apakah dalam laptopnya itu banyak data-data KPK terkait penyidikan kasus korupsi yang tengah ditangani.
"Saya tidak hafal detailnya, barang itu apa saja, karena saya tidak ikut dalam penyitaan. Saya lupa apakah dalam laptop saya ada pekerjaan dengan urusan di KPK. Nanti saya akan lihat lebih detailnya, bisa jadi ada (data KPK di dalamnya),” ujar Novel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Trump Minta Bantuan Sekutu Amankan Selat Hormuz, Jepang hingga Australia Enggan Kirim Kapal
-
Anomali Lelang KPK, Mengapa Dua HP OPPO Harga Rp73 Ribu Bisa Terjual Rp59 Juta?
-
Aktivis Senior Bongkar Sosok Rismon Sianipar: Sejak Awal Curiga Dia Agen yang Disusupkan
-
DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026
-
Presiden AS Donald Trump: Setelah Iran Selesai, Selanjutnya Kuba
-
Iran Ringkus 500 Mata-mata Musuh, Terlibat Bocorkan Data Serangan Pasca Gugurnya Khamenei
-
KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong
-
Sempat Terkecoh Foto AI Pelaku Kasus Andrie Yunus di Medsos, Habiburokhman Minta Polri Counter Hoaks
-
Penampakan Stasiun Pasar Senen Dipenuhi Ribuan Pemudik, Lebih 23 Ribu Penumpang Berangkat Hari Ini
-
Tim Pencari Fakta Belum Dibentuk, DPR Beri Waktu Polri Usut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus