Suara.com - Ketua DPP Partai Demokrat Ulil Abshar Abdalla menyayangkan ketidakhadiran Presiden Joko Widodo dalam Kongres IV Partai Demokrat di Surabaya.
Ulil mengatakan, kedatangan Joko Widodo sangat penting untuk mengubah citra politik yang buruk antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.
Selain itu, Jokowi juga bisa berperan sebagai figur yang mampu menyatukan para mantan Presiden, terutama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri.
"Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran Presiden dalam Kongres ini. Kehadiran Presiden sangat penting bagi hubungan PDI Perjuangan dan Partai Demokrat," ujar Ulil, Selasa (12/5/2015).
Meski tanpa kehadiran Presiden, Ulil yakin kongres akan berjalan lancar. Beberapa tokoh politik baik dari KMP dan KIH juga sudah diundang, meski belum ada konfirmasi resmi hadir atau tidak.
Sekedar informasi, Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sudah memastikan ketidakhadirannya.
Jokowi saat ini sedang dalam perjalanan kenegaraan ke Papua Nugini, sementara Megawati sendiri mengutus Wasekjen DPP PDI Perjuangan Wasekjen Bidang Erico Sotarduga. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123