Suara.com - Mucikari Robbie Abbas (RA) mengaku menggaet pelanggan dari kalangan pejabat dan pengusaha untuk menggunakan "jasa" prostitusi dengan aktris maupun model.
"Ada juga pejabat namun paling mahal tarifnya Rp100 juta," kata Robbie di Jakarta, Selasa (12/5/2015).
Robbie enggan menyebutkan identitas pejabat maupun pengusaha yang kerap menyediakan perempuan untuk diajak berhubungan intim.
Sebelumnya Robbie mengaku mempunyai koleksi 200 perempuan untuk bisnis esek-esek. Dalam pemeriksaan polisi, Robbie menyebut kalau latar belakang perempuan itu ada yang berprofesi sebagai selebritas atau artis.
Kasus ini terungkap menyusul tertangkapnya AA, yang disebut-sebut sebagai artis, usai melayani pelanggan di sebuah hotel berbintang Jakarta.
Keplala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Audie Latuheru menegaskan terus menyelidiki pengakuan tersangka RA dan menelusuri mucikari lain.
Saat ini, menurut Audie penyidik masih mengklarifikasi sejumlah nama aktris dan model yang tercantum pada pecakapan "BlackBerry Messenger" (BBM) milik RA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat