Suara.com - Mantan kepala polisi rahasia Chile, yang sudah dijatuhi hukuman penjara selama 490 tahun, kembali divonis penjara 15 tahun pada Rabu (20/5/2015). Dengan demikian ia kini harus mendekam di dalam penjara selama 505 tahun.
Manuel Contreas, nama lelaki itu, adalah bekas kepala operasi DINA, sebuah institusi intelijen yang mengoperasikan fasilitas-fasilitas penyiksaan terhadap para tahanan politik di era pemerintahan rezim diktator Augusto Pinochet
Dalam putusan yang dibacakan Rabu, Mahkamah Agung Chile memvonis Contreras dengan hukuman penjara 15 karena dia dinyatakan terbukti terlibat dalam pembunuhan pasangan suami istri Alejandro de la Barra dan Anna Maria Puga pada 3 Desember 1974.
Selain Contreras, mahkamah itu juga menghukum empat bekas agen DINA yang terlibat dalam pembunuhan itu.
Sekitar 3000 orang diperkirakan hilang atau diculik dan dibunuh selama 17 tahun masa kepemimpian Pinochet. Sebanyak 28.000 orang disiksa oleh diktator tersebut.
Pinochet sendiri meninggal pada 2006 di usia 91 tahun. Ia tak pernah diadili penuh atas seluruh kejahatan yang dilakukan semasa pemerintahannya. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?